ICD-O (International Clasification Of Desesase For Onology) | Rule A-K Untuk Topografi Dan Morfologi
ICD-O (International Clasification Of Desesase For Onology) | Rule A-K Untuk Topografi Dan Morfologi
A. Topografi
Topografi adalah letak anatomi atau lokasi dimana
pertama kali tumor berasal. Untuk kode topografi terdiri dari 4 karakter
dimulai dari C00.0-C80.9, Tiga karakter pertama primari sute nya sedangkan
karakter ke empat adalah sub site nya.
B. Morfologi
kode untuk morfologi terdiri dari 6 karakter yang
dibagi lagi menjadi 3 bagian.
1. Cell
type(histologi)
kode histologi terletak pada 4 karakter pertama dimulai dari 8000/9992. Histologi adalah tipe dari sel neoplasmanya, contoh carsinoma, tumor,
2. Behavior
Contoh : Jika diketahui
keganasan dari neopalsamnya adalah benign maka kode yang dipilih adalah 0,
namun jika tidak diketahui keganasan dari neoplasmanya kita bisa memilih kode1.
3. Grad/
differentitation
Grad adalah tingkat keparahan dari tumor
Contoh : jika diketahui
differentitationalnya adalah poorly differentitated berarti grade nya grade
III. Sehingga kode yang digunkan adalah 3.
Yang harus diingat dari grad adalah
kode 5-8 itu kode khusus untuk leukimia dan limpoma saja
C. Rule
Rule
ini adalah acuan bagi regirar untuk mengkoding lebih tepat, rule pada ICD-O ada
2, ada rule untuk topografi ada rule untuk morfologi
Aturan
topografi ada 5 A-E
·
Rule
A. topography reions and ill-difined sites
Jika diagnosis tidak mennyebutkan
secara jelas asal organ primer kode lah jaringan yang sesuai dengan index
alfabetik ill defined site sebagai kategori nos. ketika ada dokter menulis
Contoh : Squamous cell carcinoma of arm
Arm(lengan) mencakup bagian organ
yang luas dimana lengan sendiri terbagi menjadi beberapa bagian yang lebih
spesifik seperti tangan, jari, telapak
tangan, pergelangan tangan dsp. Maka saat menemukan kondisi tersebut koding
dulu morfologinya Squamous cell carcinoma kemudian pilih arm dengan kategori
nos.
·
Rule
B. Prefix (awalan kata)
Ketika pada topografi ada modifikasi
kata awalan (per-, para-) dan pada ICD-O tidak terdaftar maka koding rootnya
saja
Contoh : carcinoma suprarenalglad – karena suprarenalglad tidak tercantum maka
hilangkan supra-, kemudian cari menggunkan renalglad saja
·
Rule
C.
Neoplasma yang terdapat pada diagnosa
mencakup lebih dari 1 kategori tapi berada pada regio yang sama
Contoh : quamuocell of upper and
middle lift
Maka kodenya tidak perlu menggunakna
dua kode, cukup menggunkan satu kode overlapping saja.
·
Rule
D. Koding topografi untuk limfoma
1. Jika
berasal dari kelenjar getah bening, koding C77.-
2. Jika
mencakup banyak regional kelenjar getah bening, koding C77.8
3. Koding
limfoma yang berasal dari luar kelenjar getah bening koding sesuai organ primer
4. Jika
organ primer tidak diketahui koding C80.9
·
Rule
E. topography untuk leukemia
Koding semua leukemia ke dalam C42.1
(sumsum tulang) kecuali untuk myeloid sarcoma (M-9930/3), gunakan organ
primer
Myeloid sarcoma adalah leukemia yang
tersimpan dalam organ atau jaringan
·
Rule
F. Kode behavior terdapat pada morphology
Contoh : carcinoma bermetastasis ke
paru tetapi organprimer tidak diketahui
Kode yang cocok adalah C80.9 (unknown
primary site) M-8010/2 (carcinoma)
·
Rule
G. grading atau differentiation
Dalam diagnosa seringkali ada lebih
dari satu gradding maka kodinglah sesuai grade tertinggi
Contoh : moderately to poorly
differentiated adenocarcinoma of prostate
Moderately differentiated=grade 2
Poorly differentiated=grade 3
Code diagnosis adalah 8140/33
Kode grade dapat diterapkan pada
daftar keganasan yang terdapat dalma ICD-O jika dalam diagnosa terdapat
informasi tentang grade atau differensiasi
Contoh : anaplastic squamous cell
carcinoma
squamous cell carcinoma=8070/3
anaplastic grade=4
kode : 8070/34
·
Rule
H. Letak organ primer berkaitan dengan sistem morfologi
Rule H berlaku apabila dalam
morfologi terdapat letak organ primer
Contoh : retinoblastoma
Retinoblastoma merupakan morfologi
yang mempunyai nama organ yaitu retina
·
Rule
J Diagnosa morfologi campuran
Ketika nama morfologi yang dicari
tidak terdapat dalam icd-o maka bisa dilakukan pemenggalan kata
Contoh : myxofibrosaroma
Myxofibrosaroma tidak ditemukan dalam
icd-o maka bisa dilakukan pemenggalan kata
Myxo/fibro/sarcoma
Sekarang kita dapat mencari
menggunakan salah satu kata diatas hasilnya morfologi ditemukan pada
fibromyxosarcoma dengan kode M8811/3
·
Rule
K. koding terdapat banyak terminologi morfologi
Jika menemukan morfologi dengan
terminologi yang banyak gunkan level tertinggi pada kode
Contoh: transional cell epidermoid
carcinoma
transional cell carcinoma mempunyai
kode M8120/3
epidermoid carcinoma mempunyai kode
M8070/3
maka gunakan kode M8120/3 untuk
morfologi transional cell epidermoid carcinoma





