KODING KLINIS CHAPTER I PENYAKIT MENULAR DAN PARASIT A00-B99
Penyakit menular adalah penyakit yang terjadi saat suatu patogen, mikroorganisme menyerang tubuh manusia dan penyebabkan penyakit. Sedangkan parasit adalah organisme yang menggantungkan hidupnya pada organisme lain (inang) dengan mengambil nutrisi tanpa memberi manfaat sehingga dapat mengakibatkan penyakit pada inang.
Penyakit Menular Dan Parasit diklasifikasikan pada A00-B99, namun bab ini tidak mencakup pembawa atau terduga pembawa penyakit menular ( Z22.- ), infeksi lokal tertentu, penyakit menular dan parasit pada kehamilan (O98.-) atau pada perinatal (P35-P39) dan influenza dan infeksi pernapasan akut lainnya ( J00-J22 ) tidak dikodekan pada bab 1. Organisme dapat diklasifikasikan dalam kelompok berikut:
1. Bakteri
Bakteri diambil dari bahasa latin bacterium adalah organisme yang tidak mempunyai mebran inti sel. Bakteri dapat hidup diluar tubuh seperti pada meja, kursi, gagang tangga dan sebagainya seperti, cocco, basil dan spirila. sedangkan bakteri yang hidup dalam tubuh dapat ditemui pada liran darah, kulit, saluran pencernaan, pernapasan dan saluran kemih. Umumnya bakteri tidak menyebabkan penyakit pada satu bagain tubuh namun dapat mengakibatkan penyakit jika ditemui pada bagian tubu lain, misalnya bakteri escherichia coli yang ditemui di usus besar tidak berbahasa yang bersifat nonpatogen, tapi jika bakteri tersebut ditemui pada bagian tubuh lain dapat menyebabkan penyakit pada saluran kemih atau infeksi.
Tes kultur dan sensitivitas dapat dilakukan untuk mnediagnosa secara akurat infeksi bakteri yang mempengaruhi pasien. Tes kultur untuk mengetahui jenis organisme sedangkan tes sensitivitas untuk mengetahui antibiotik yang harus digunakan untuk mengobati infeksi. Contoh nama infeksi dan patogennya :
* Pseudomembraneous colitis – Clostridium diffi cile
* Salmonella food poisoning – Salmonella
* Infeksi saluran kemih – E. colli / pseudomonas aeruginosa
* TBC – mycobacterium tuberculosis
* Impetigo – Streptococci A
* Radang tenggorokan - Streptococcus
2. Jamur
Jamur merupakan tumbuhan mikroskopis yang tidak mempunyai krolofil dan tidak bisa membuat makanan sendiri sehingga harus mempunyai sumber nutrisi. Dua bentuk umum infeksi jamur yang menyerang manusia adalah jamur dan ragi. Infeksi jamur disebabkan oleh jamur uniseluler yang berkembang biak dengan cara bertunas; kapang disebabkan oleh jamur berbentuk filar panjang. Ragi dan jamur yang menginfeksi jaringan manusia dikenal sebagai parasit oportunistik; mereka menyebabkan infeksi oportunistik ketika pasien memiliki sistem kekebalan yang lemah. Infeksi oportunistik umumnya terjadi pada tipe individu berikut:
• Pasien dengan kondisi kronis, seperti AIDS, diabetes, dan kanker
• Bayi dan bayi baru lahir
• Pasien pasca operasi
• Pasien yang telah minum antibiotik
• Pengguna steroid
Contoh nama infeksi dan patogennya :
* Athlete’s foot - Tinea pedis
* Thrush - Candida aibicans
* Ringworm - Tinea capitis
* Chicago disease - Blastomyces dermatitidis
3. Parasit
Parasit adalah organisme yang memakan organisme lain untuk memberi makan dirinya sendiri. Organisme parasit tertentu adalah:
• Protozoa—organisme bersel satu yang hidup pada materi hidup dan diklasifikasikan berdasarkan cara mereka bergerak
• Cacing—organisme seperti cacing pipih, cacing gelang, dan cacing pipih. • Arthropoda—organisme seperti serangga, caplak, laba-laba, dan tungau.
Infeksi parasit ditemukan di saluran usus, aliran darah, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, dan kulit. Beberapa infeksi parasit berkembang biak di aliran darah dan berpindah ke jaringan organ tubuh, seperti hati dan limpa. Gambar 6-3 menunjukkan parasit malaria dalam sel darah merah. Parasit lain, seperti cacing pita, menempel pada struktur tubuh dan menyebabkan gangguan. Cacing pita menggunakan kait dan pengisap untuk menempel pada dinding usus inangnya, menyebabkan penurunan berat badan
Contoh nama infeksi dan patogennya :
* African sleeping sickness - Trypanosoma gambiense
* Chagas’ disease - Trypanosoma cruzi
* Malaria - Plasmodium falciparum Plasmodium vivax Plasmodium malariae Plasmodium ovale
* Pinworm - Enterobius vermicularis
* Head lice - Pediculus
* Scabies – Sarcoptes
4. Virus
Virus adalah yang terkecil dari patogen menular. Mereka menembus sel dan melepaskan DNA atau RNA mereka ke dalam inti sel, menyebabkan kerusakan pada sel. Virus sepenuhnya bergantung pada nutrisi di dalam sel untuk reproduksi dan metabolisme, dan efeknya bervariasi dari flu biasa hingga hepatitis virus dan sindrom imunodefisiensi yang didapat (AIDS).
Contoh nama infeksi dan patogennya :
* Shingles - Herpes zoster
* Chickenpox - Varicella
* AIDS - Human immunodefi ciency virus
* Genital herpes - Herpes simplex
* German measles - RNA virus
* West Nile fever - Flavivirus
