Trombosit turun bukan penentu demam berdarah dengue

By Cindy - April 14, 2026

 Demam dengue merupakan infeksi virus dengue, dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang membawa virus dengue, atau terpapar darah yang terkontaminasi virus dengue.

infeksi virus dengue pasti akan menyebabkan kadar trombosit turun, baik itu pada kasus demam dengue biasa maupun demam berdarah dengue (DBD). Namun, karena penurunan trombosit terjadi pada kedua kondisi tersebut, maka kadar trombosit bukanlah penentu utama untuk membedakan antara demam dengue biasa dengan DBD.

Trombosit dibentuk di sumsum tulang dari sel megakariosit dengan masa hidup sekitar 7-10 hari. Fungsi utamanya adalah dalam hemostasis primer untuk menghentikan perdarahan melalui pembentukan sumbat trombosit. Penyebab Trombosit Abnormal:

- Trombositopenia (Jumlah rendah): Bisa disebabkan oleh masalah pra-analitik (seperti pembekuan sampel/clotting), gangguan produksi sumsum tulang, destruksi berlebih (seperti pada kasus ITP atau infeksi), atau efek hemodilusi.

- Trombositosis (Jumlah tinggi): Bisa bersifat primer (penyakit sumsum tulang) atau sekunder/reaktif (akibat peradangan atau defisiensi besi).

Pada pasien yang diduga mengalami Dengue, penurunan jumlah trombosit sering menjadi perhatian utama. Namun, dokter menekankan pentingnya tidak hanya melihat angka saja, melainkan mengaitkannya dengan kondisi klinis pasien. Berikut adalah kriteria diagnosis DBD :

1) Demam mendadak tinggi selama 2-7 hari;

2) Manifestasi perdarahan dapat berupa salah satu dari gejala berikut: tes torniket positif, petekie, ekimosis atau purpura, atau perdarahan dari mukosa, saluran pencernaan, tempat injeksi, atau perdarahan dari tempat lain;

3) Trombosit ≤100.000 sel/mm³;

4) Terdapat minimal satu tanda-tanda plasma leakage (kebocoran plasma) sebagai berikut:

a) Peningkatan hematokrit / hemokonsentrasi ≥20% dibandingkan standar sesuai dengan umur dan jenis kelamin;

b) Penurunan hematokrit >20% setelah mendapat terapi cairan, dibandingkan dengan nilai hematokrit sebelumya; dan/atau

c) Tanda kebocoran plasma seperti efusi pleura, asites atau hipoproteinemia/ hipoalbuminemia



  • Share:

You Might Also Like

0 Comments